Rabu, 22 April 2009

Hati-hati, Kode Jahat Gencar Bidik Pengguna Facebook Dkk

Rabu, 22/04/2009 08:41 WIB
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Screenshot Twitter

Jakarta - Insiden menyebarnya kode jahat worm di Twitter membuktikan berkembangnya ancaman di situs jejaring sosial. Terlebih, penyebarannya lewat Facebook dkk, ternyata terbukti lebih efektif dibanding cara tradisional lewat email.Twitter adalah situs jejaring sosial gratis dan layanan micro-blogging yang memungkinkan pengguna mengirimkan dan menerima pesan singkat. Program jahat Net-Worm.JS.Twettir mulai menyebar di Twitter sejak Sabtu, 11 April lalu.
Cacing virus memanfaatkan kelemahan di Twitter yang memungkinkannya melakukan serangan menggunakan penulisan antar situs (cross-site scripting atau XSS) dan memodifikasi akun pengguna. Akun akan terinfeksi ketika pengguna mengunjungi halaman yang telah dimodifikasi di Twitter atau ketika mereka mengikuti link sebuah situs yang dipromosikan didalam pesan yang mereka percayai adalah Tweets asli dari teman mereka.

Sebuah skenario JavaScript digunakan dalam proses infeksi. Setelah beberapa hari, versi yang berbeda dari cacing tersebut disirkulasikan dalam Twitter yang mengakibatkan beberapa gelombang infeksi. Berkenaan dengan administrator Twitter, semua lubang dari situsnya kini telah ditutup. Tidak ada tanda-tanda bahwa kredensial pengguna dicuri atau kata kunci, nomor telepon dan informasi sensitif yang dikompromi sebagai akibat dari serangan.

Seorang warga kota New York Michael Mooney (17 tahun) mengakui telah menciptakan cacing Net-Worm.JS.Twettir. Ia memberitahukan BNO News bahwa ia menciptakan cacing XSS 'out of boredom'. Ia juga menambahkan bahwa ia ingin memperlihatkan kepada pengembang web kelemahan dari produk mereka dan mempromosikan situs pribadinya melalui link didalam pesan-pesan Twitter palsu.Berkenaan dengan Roel Schouwenberg, Periset Antivirus Senior, Global Research and Analysis Team, Kaspersky Lab, cacing anyar ini tidak memiliki fungsi yang sulit dan juga bukan ancaman yang sesungguhnya karena ia tidak mencuri data personal.

Masalahnya, menurut pendapatnya, ada ditempat lain, yaitu kemungkinan untuk meluncurkan skenario jahat dengan menggunakan elemen interaktif yang lebih luas penyebarannya dan sangat akrab sebagai tombol (buttons) dan penghubung (links)."Juga sebagai tanggapan terhadap XSS-Worms yang baru, sejumlah layanan web seolah-olah telah memberikan proteksi terhadap pengguna. Namun sekali lagi, layanan-layanan ini meminta pengguna untuk meng-klik di sebuah link dan meminta teman mereka melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, mereka bertindak dengan cara yang mirip untuk program-program jahat," kata Schouwenberg, dalam keterangannya yang diterima detikINET, Rabu (22/4/2009).

Analis Kaspersky Lab juga menekankan bahwa insiden Twitter lebih jauh membuktikan berkembangnya ancaman yang berasal dari situs jejaring sosial. Laporan evolusi program jahat 2008 yang dikeluarkan oleh Kaspersky Lab menyatakan bahwa efektifitas dari sebuah distribusi kode jahat di situs jejaring sosial sekitar 10%, dimana lebih efektif dibandingkan distribusi program jahat secara tradisional melalui email (kurang dari 1%).

Hal ini berkenaan dengan fakta bahwa pengguna situs seperti itu lebih saling percaya dan layanan ini tidak menyediakan proteksi yang memadai. Produk Kaspersky Lab diklaim ktelah berhasil mendeteksi semua versi dari Net-Worm.JS.Twettir dan menyediakan proteksi yang efektif untuk serangan script yang muncul saat menampilkan situs Internet dan ketika menggunakan elemen interaktif mereka.( rou / rou )

Senin, 20 April 2009

Event Bazaar Kartini Telkom, Persembahan Forsikatel Lampung Berlangsung Sukses

Event Bazaar Kartini Telkom, Persembahan Forsikatel Lampung Berlangsung Sukses


Sebuah perhelatan akbar persembahan Forsikatel (Forum Silaturahmi Istri Karyawan Telkom) Lampung bertajuk “Bazaar Kartini Telkom 2009” telah berlangsung sukses !!, event ini mulai diselenggarakan sejak hari kamis tanggal 16 April, diawali dengan pembukaan Bazaar yang menyuguhkan beragam produk dari berbagai sponsor yang berhasil digandeng guna memeriahkan event tersebut.Event dengan tujuan menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Kartini digagas dengan apik oleh Forsikatel yang di Ketuai Ny Meyna Toha di dampingi Ny.Ira Susatyo mempersembahkan sebuah perhelatan yang belum pernah diadakan sebelumnya, selain untuk lebih memasyarakatkan produk unggulan Telkom seperti Speedy dan Flexi event ini juga berhasil merangkum dengan baik dari para sponsor sebagai wujud kerjasama yang selama ini telah terjalin baik pula dengan Telkom.Kerja keras dan cerdas para ibu ini juga tak lepas dari dukungan para Manajemen yang telah mensupport penuh jalannya kegiatan, mulai dari perencanaan kegiatan,proses sampai pelaksanaan berujung pada hari “H” dilakukan dengan sangat baik. GM Kandatel Lampung Henriyanto Toha berikut Deputy GM S Susatyo sangat apreciate terhadap program ibu-ibu sehingga jadilah Bazaar ini, juga tak lepas dari dukungan para Senior Leader sehingga event dapat berjalan dengan sukses dan lancar.Apa saja yang menjadi sajian dalam dalam rangkaian “Bazaar Kartini Telkom 2009 ?” BAZAARMenyuguhkan berbagai produk unggulan dari para ponsor antara lain Mitra Telkom,Perbankan,Otomotif,IMA,Unilever,Pers dan juga Dinkes, Bazaar di buka sejak tanggal 16 s.d 19 Aril 2009 bertempat di lapangan parkir depan Plasa Majapahit. Kegiatan Bazaar dilengkapi dengan sajian menarik lainnya yaitu Musik Mambo yang memang telah dipersiapkan oleh panitia untuk menghibur para pengunjung yang singgah di Bazaar.Animo masyarakat yang cukup tinggi terhadap Bazaar nampak terlihat dengan begitu banyaknya pengunjung yang hadir di Stand-stand sponsor, dari banyaknya pengunjung ada yang sengaja ingin membeli produk namun ada pula yang sekedar melihat-lihat, namun tidak mengapa dengan demikian setidaknya masyarakat bisa memilih produk mana yang seharusnya mereka beli dan gunakan, tidak terkecuali stand Flexi dan Speedy yang banyak dikerubuti oleh pengunjung.Dari hasil pantauan tim liputan Intranet, masing-masing stand didapati padat pengunjung, meski ada juga yang sekedar melihat-lihat namun antusias masyarakat atas sajian yang ada di Bazaar menandakan bahwa masyarakat sangat terkesan dengan adanya Bazaar ini. Lebih lagi pada stand Flexi dan Speedy pengunjung sangat antusias untuk melihat dan mendapatkan produk unggulan kita. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil sales dalam Bazaar.


PELATIHAN INTERNET GOES TO MOM (IG2M)

Pelaksanaan kegiatan Internet Goes To Mom (IG2M) dari rangkaian Bazaar dilaksanakan di ruang Malanti pada hari Sabtu dan Minggu 18-19/4, dilatarbelakangi kesinambungan pelaksanaan E4T, tujuan diselenggarakannya IG2M adalah untuk melihat sejauh mana perkembangan teknologi komputer,telekomunikasi, dan informasi yang sangat pesat saat ini dan sejauh mana pula keingintahuan dan pengetahuan ibu-ibu terutama masyarakat umum terhadap layanan internet.Ny Meyna Toha menjelaskan bahwa IG2M diselenggarakan secara gratis khusus buat ibu-ibu dan lebih dari 100 peserta menikmati fasilitas ini, peserta terdiri dari IWAPI, Ibu Bhayangkari,Ibu dari Brimob Natar, Guru,dan komunitas ibu-ibu dakwah, dibantu oleh instruktur dari Divas Hermanto pelatihan Internet Gratis ini mengenalkan para ibu dengan Pencarian informasi di internet (Optimalisasi Search engine Google), pengenalan dan praktek pembuatan serta pemanfaatan email, optimalisasi layanan portal komunitas (Facebook) serta pengamanan akses untuk situs Portal tertentu.Teknis pelaksanaan pelatihan dengan durasi 2 jam 1 sessinya, satu hari dilaksanakan 2 sessi, ibu2 diharapkan bisa betul-betul mengenal dan dapat menggunakan internet sebagai media untuk mencari informasi baik untuk kebutuhan dalam rumah tangga maupun sekedar informasi bagi bagi putra-putri mereka dan beragam ilmu pengetahuan tentang wanila dan hal yang lainnya.






LOMBA MEWARNAI DAN MENGGAMBAR



Lomba menggambar dan mewarnai merupakan puncak kegiatan Bazaar dan juga merupakan hari penutupan Bazaar, Sabtu (19/4), animo masyarakatpun diluar dugaan, hampir 400 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan lomba menggambar dan mewarnai, sehingga panitia menentukan 3 pembagian katagori yakni kategori A pada 4 s.d 6 th, katagori B usia 7 s.d 9 th sedangkan katagori C di usia 10 s.d 12 th.Pelaksanaan lomba mengambil lokasi di lapangan parkir belakang Plasa Majapahit, dengan menampilkan dewan juri berasal dari House Of Art Lampung, kegiatan berlangsung lancar dan tertib, anak-anak peserta lomba sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan dengan tertib mereka mendengarkan informasi dan panduan dari MC dan juri sebelum lomba dimulai, waktu yang ditentukan memakan waktu dua kuarsa sehingga peserta bisa dengan leluasa memanfaatkan waktu menuangkan imajinasi mereka ke dalam kertas gambar yang telah disediakan.Hasil dari lomba gambar dan mewarnai yang telah terpilih sebagai pemenang berdasarkan keputusan objektive dewan juri menetapkan masing-masing kategori dengan 6 pemenang dari juara 1 hingga harapan ketiga.Sedangkan hadiah menarik yang berhak diterima oleh pemenang antara lain Terminal (HP) Flexi,Trophy persembahan Telkom,Piagam penghargaan (Telkom), Bingkisan menarik (Telkom), Tabungan dari Bank BII, Bingkisan menarik dari Bank BII,Voucher dari English First,Bingkisan dari EF,Bingkisan dari Indomilk dan bingkisan menarik dari Telkomsel.Seluruh rangkaian event Bazaar telah berlangsung dengan lancar dan tertib, dan menghasilkan juara-juara yang bisa dibanggakan bahkan bisa ikut dalam tingkat kejuaraan di tempat yang lebih tinggi lagi, ibu-ibu peserta pelatihan internet bisa pula memanfaatkan internet di rumah dengan menggunakan Speedy sedangkan kegiatan Bazaar persembahan para Sponsor diharapkan dapat terus berjalan dengan baik dan berkesinambungan, demikian seperti apa yang disampaikan oleh GM Kandatel Henriyanto Toha di dampingi Ny. Meyna Toha sesaat sebelum penutupan kegiatan Bazaar kemarin.***Ari/Hali/Aan

200 Ibu-ibu Diajari Berfacebook Ria



KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Sabtu, 18 April 2009 23:52 WIB
LAPORAN WARTAWAN TRIBUN LAMPUNGBANDARLAMPUNG, TRIBUN - Menyambut Hari Kartini, Forum Silaturahmi Istri Karyawan Telkom (Forsikatel) Lampung menggelar pelatihan internet gratis buat 200 ibu rumah tangga. Kegiatan berlangsung 17-18 April 2009di Plasa Telkom Jalan Majapahit No 14 Bandar Lampung. "Alhamdulillah, acara ini mendapat respon baik dari para ibu. Mereka begitu antusias mengikuti pelatihan internet ini," ujar Wardatul Meina (38), Ketua Forsikatel, saat ditemui Tribun Lampung (Group of Regional Newspaper Kompas Gramedia yang sebentar lagi terbit di Bandar Lampung).
Acara itu bertema Internet Goes to Mom. Pelatihan kali ini bertujuan memperkenalkan internet dan bagaimana menggunakan internet dengan aman di rumah dan dapat menjaring informasi yang bermanfaat bagi anak-anak. "Pelatihan internet gratis kepada ibu-ibu rumah tangga akan kami adakan secara periodik. Ibu rumah tangga merupakan pangsa pasar yang bagus dalam memasarkan produk internet Speedy dari Telkom untuk dipakai di rumah," tutur Henriyanto Toha, General Manager Kantor Daerah Telekomunikasi (Kandatel) Wilayah LampungMateri pelatihan internet gratis meliputi cara membuat email, mencari informasi pengetahuan lewat Google, Wikipedia dan Yahoo. Tak lupa, cara mengakses situs jaring situs sosial Facebook. "Pengetahuan saya tentang internet sangat kurang. Dengan adanya pelatihan ini saya menjadi mengerti apa itu internet dan manfaatnya," kata Suliyem (43), Kepala Sekolah TK Bhayangkara Poltabes Bandar Lampung. Pelatihan dibagi dua sesi per hari. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib, dan sesi kedua berlangsung dari pukul 14.00 Wib sampai 17.00 Wib. (TIEN)

Mau Tahu Arti Kode pada Ban ?

Senin, 20/4/2009 14:10 WIB
KOMPAS.com - Ketika Anda hendak membeli ban mobil, tukang ban paling menyebut ring dan lebarnya berapa? Padahal, di dinding ban, terutama sisi luar, banyak tulisan maupun kode. Semua itu mengandung arti, lebih tepatnya identitas dari si karet bundar itu sendiri.
Bahayanya, Anda tak tahu kalau ban itu diproduksi tahun berapa. Padahal, tertulis di sisi pinggirnya. Termasuk juga batas kecepatan maksimum yang diperbolehkan. Masih banyak kode-kode lainnya, mari simak di bawah ini.
1.215/50 ZR17 95WAngka dan huruf ini menandakan profil dan kecepatan yang diizinkan. 215= lebar tapak ban yang menempel ke permukaan jalan, dihitung dari ujung kedua sisi. 50= ketinggian dinding ban (biasanya ada yang 45, 55, 60 sampai 70). Kalau dalam milimeter perhitungannya, 50 tadi merupakan persentase dari tapak ban. jadi, 50% x 215 menghasilkan (dibulatkan) 106 mm. Sedang ZR17 menunjukkan diameter lingkar roda alias pelek. populer di sebebut ring 17. 95W = Angka sebagai indeks berat maksimal yang dapat dipikul oleh ban, sedang W menunjukkan batas kecepatan maksimal 270 km/jam yang dibolehkan. Kemudian kode lainnya, S=180 km/jam, M= 130 km/jam, N=140 km/jam, P=150 km/jam, Q=160 km/jam, R=170 km/jam, S=180 km/jam, V-240 km/jam, T=190 km/jam, U=200 km/jam, dan H=210 km/jam.
2. Manufactured dan BrandProdusen ban dan nama produknya
3. Made in (Indonesia) dan SNI (Indonesia)Negara pembuat dan ban sudah melewati batas standardisasi yang ditetapkan di negara sendiri.
4. Logo segitiga atau TWI (Tread Wear Indication)Batas pemakaian ban. Biasanya jika diteruskan dengan menarik garis ke arah tapak ban, maka akan ada tanda lainnya, berupa bar yang menghubungkan antar kembang ban. Ketika sudah saling berhubungan, berarti ban sudah tergolong botak dan harus cepat diganti.
5.Racikan banContohnya, Plies:Tread 2 Polyester 2 DSteel I Nylon, Sidewall 2 Polyester yang bisa menunjukkan kalau tapak terdiri dari 2 Polyester, 2 Steel dan 1 nylon, sedang bagian dinding ban hanya 2 polyester.
6. Production dateTanggal pembuatan yang dicetak dalam bentuk lonjong atau elips. 4 angka terakhir di dalam bidang itu menunjukkan ban diproduksi dengan rincian, 2 angka terakhir tahun produksi dan 2 angka awal ( di depannya) minggu ke berapa (dalam satu tahun).
7. E MarkDi beberapa ban, tanda ini menunjukkan di negara mana saja bisa diterima. Semisal E1 bisa diterima di Jerman, E2 Perancis, E3 di Italia atau E4 belanda.
8. Kompon banUntuk ban ada jenis komponnya, yakni SS (super soft), S (soft), M (Medium), MH (medium Hard), dan H (Hard). Ban dengan kompon S lebih mencengkeram ke aspal, namun lebih cepat aus. Terlebih cara mengemudi tergolong kasar. (Rudy, Diesta)